PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN BUAH JAMBU BIJI TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA


Diabetes mellitus (DM) yang dikenal dengan kencing manis adalah penyakit kronik yang disebabkan oleh ketidak mampuan tubuh untuk memproduksi hormon insulin atau karena penggunaan yang tidak efektif dari produksi insulin.

Prevalensi DM di dunia sebesar 1,5% - 2,3% diperkirakan akan menjadi 5,7% pada tahun 2020. Di Indonesia, prevalensi DM setiap tahunya, yaitu 1,1% menjadi 2,1%, di provinsi lampung prevalensi DM meningkat dari tahun sebelumnya, yaitu 49.568 kasus menjadi 69.282 kasus.

Pasien DM di desa setia bumi sebanyak 33 orang. Jambu biji (Psidium guajava) merupakan salah satu obat teradisonal yang dapat menurunkan kadar gula darah Kandungan yang terdapat pada buah jambu biji salah satunya adalah Antioksidan yang dapat mengurangi kerusakan oksidatif pada penderita diabetes.

Dedi Rahayu, mahasiswa semester akhir prodi keperawatan STIKes Umitra, kelahiran Setia Bumi, 25 Agustus 1995, melakukan penelitian yang bertujuan mengetahui pengaruh pemberian air rebusan buah jambu biji terhadap penurunan kadar glukosa darah pada penderita diabetes mellitus tipe II di desa setia bumi wilayah kerja puskesmas toto mulyo Kabupaten Tulang Bawang Barat 2017.

Desain penelitian adalah Quasi experiment dengan non equivalent control group. Populasi pada penelitian adalah seluruh pasien DM tipe 2 Di desa sertia bumi yang berjumlah 33 orang dengan sampel 15 kelompok kontrol dan 15kelompok intervensi. Teknik sampling digunakan purposive sampling. Uji hipotesa yang digunakan uji t-paird simple t-tes.

Hasil penelitian, dari alumni SMK Kesehatan Bhakti Nusantara Kecamatan Banjar Agung Kabupaten Tulang Bawang ini, diperoleh pada kelompok yang diberikan  air rebusan buah jambu biji selama 7 hari saat pretest dan posttest menunjukan rata-rata nilai GDS yang mengalami penurunan, yaitu 291.87 menjadi  244.33, kelompok yang tidak diberikan air rebuasan buah jambu biji saat pretest dan posttest menunjukan rata-rata 309.53 menjadi 289.27 penurunanya hanya sedikit. Hasil uji t-paired menunjukan ada pengaruh air rebusan buah jambu biji terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2, dengan p-value 0,002

Penelitian ini sebagai masukan dan informasi bagi Puskesmas terutama perawat dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan keperawatan dan memberikan alternatif di puskesmas dalam mengatasi penyakit Diabetes. “Menambah pengatahuan masyarakat tentang manfaat dari jambu biji untuk alternatif pengobatan Diabetes sebelu menggunakan terapi farmakologi (obat-obatan), ” ujar Dedi yang beralamat di Setia Bumi Rt 11/Rw 03, kec.Gunung Terang, Kab. Tulang Bawang Barat.