Mahasiswi KesMas Lakukan Penelitian Tentang: FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU MEROKOK SISWA


Merokok merupakan salah satu kekhawatiran terbesar dunia kesehatan karenamenyebabkan hampir 6 juta orang meninggal dalam setahun. Indonesia meraihperingkat satu dunia untuk jumlah pria perokok di atas usia 15 tahun.

Lampung terletak pada urutan tertinggi proporsi usia mulai merokoknya padarentang usia 15-19 tahun sebanyak 60,9%. Proporsi penduduk yang merokok di atas usia 15 tahun yang mulai mengkhawatirkan di KabupatenTulangBawang Barat dengan persentase diatas 20% rata-rata nasional. Anggun Pretty Wulandari, mahasiswi program studi kesehatan masyarakat STIKes Umitra membuat penelitian  yang bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku merokok siswa kelas X , dengan mengambil sample di salah satu SMK di  Tulang Bawang Barat Tahun 2017.

 

Penelitian , Anggun kelahiran Dayamurni, 16 Maret 1995 ini menggunakan desainpenelitian kuantitatif dengan jenis penelitian metode survey analitik menggunakanpendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswakelas X di SMK yang menjadi sample penelitian aktivis mahasiswi Umitra ini . Jumlah populasi 301 responden dengan sampel yang di gunakan sebanyak 172 responden. Analisa data menggunakan chi square.

 

Hasil penelitian diperoleh sebanyak 90,7% responden adalah perokok. Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p-value=0,025 OR=4,012), sikap (p-value=0,001 OR=8,826), iklan rokok (p-value=0,046 OR=3,406), pengaruh orang tua (p-value=0,021 OR=3,333) dan pengaruh teman sebaya (p-value=0,042 OR=3,273) dengan perilaku merokok.

“Saran untuk para siswa agar lebih banyak mencari informasi tentang bahayarokok serta menghindari lingkungan yang berpotensi merokok dan lebih banyakmengikuti kegiatan positif,” pungkas Anggun.