Lomba Debat Kebangsaan Antar SMA se-Lampung Akhir Pekan ini di Umitra


Siswa SMA  Se-Lampung Antusias Daftarkan diri Ikut Lomba Debat Kebangsaan di UMITRA

Dipastikan puluhan tim yang berasal dari SMA-SMK se-Lampung  akan mengikuti Lomba Debat Kebangsaan di Kampus Umitra, Bandar Lampung (4/11).

Hal itu diungkapkan oleh mahasiswa prodi Keperawatan STIKes Umitra, Jhoni Sapitra yang merupakan ketua pelaksana lomba.  Menurut Jhoni, ada kemungkinan besar jumlah peserta akan bertambah sehari menjelang pelaksanaan lomba, mengingat beberapa SMA di seluruh Lampung sudah mengkonfirmasikan kepanitia untuk ambil bagian di ajang ini.

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Umitra siap menggelar Lomba Debat Kebangsaan antarpelajar SMA se-Provinsi Lampung, di Kampus Umitra, Bandarlampung untuk menyambut Hari Pahlawan dan momentum memperingati Hari Sumpah Pemuda 2017.

Menurut Presiden BEM Umitra Khalid Fredy Saputra, Lomba Debat Kebangsaan tingkat SMA se-Lampung sebagai salah satu upaya turut berpartisipasi membangun generasi muda yang andal sebagai penerus bangsa Indonesia.

"Siswa peserta debat dan siswa yang hadir diharapkan mampu mengulas, memahami dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila, nasionalisme, hukum, isu-isu aktual hingga P4," ujarnya pula.

Lomba debat yang memperebutkan piala dan uang pembinaan bernilai total jutaan  akan dibuka dan dihadiri oleh Dr. H. Andi Surya, Ketua Yayasan Mitra Lampung. Andi  mengapresiasi lomba debat kebangsaan yang siap digelar oleh mahasiswanya. Andi menilai debat kebangsaan dapat mendorong peningkatan pemahaman para siswa peserta debat, khususnya terkait nilai-nilai luhur Pancasila.

"Debat kebangsaan tingkat SMA se-Lampung ini sangat membantu meningkatkan kualitas pemahaman siswa tentang Pancasila, hukum dan kehidupan berbangsa serta beragama kususnya tingkat SMA," ujar senator DPD RI asal Lampung itu pula.

Ia berharap debat kebangsaan dapat menumbuhkembangkan semangat nasionalisme dan toleransi, serta meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai luhur Pancasila.

"Kami harap dengan debat kebangsaan ini, pemahaman nilai-nilai Pancasila, hukum, dalam hidup berbangsa bernegara dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika sebagai landasan dan sikap bangsa Indonesia dapat ditingkatkan," pungkas Andi.